Minggu, 28 November 2010

Teddy Bear Chronology

(from The Little History of the Teddy Bear by Michele Brown)
1834 Robert Southey writes Goldilocks and the Three Bears
1894 German toy company Gebrüder  Sussenguth show a stuffed bear toy in their catalogue.
1897 Bear skittles and ‘roly-poly’ toy bears feature in the Steiff catalogue and the Steiff company takes its own stand at the Leipzig toy fair.
1899  Margarete Steiff registers patents for 23 of her soft toy designs, including  a dancing bear and a bear handler with a brown bear.
1902 November.  Morris Michtom sells the first ‘Teddy’s Bear’ in his Brooklyn shop.
1903 March. Steiff Company sells 3000 of its 55PB bear to America.
1906
May.   First advertisement for plush bear toys, still called Bruins, in the American toy trade magazine Playthings.
1906 November.  First advertisement using the words Teddy Bear, by American manufacturer E.J. Horsman, in the American toy trade magazine Playthings.
1907 Dean’s Rag Book Company publishes Teddy Bear, by Alice Scott, illustrated by Sybil Scott Paley.
1907 Seymour Eaton publishes The Roosevelt Bears newspaper strip in book form (USA)
1907 Music of the famous song, The Teddy Bear’s Picnic, written by American composer J.K. Bratton.  Originally called The Teddy Bear Two Step.
1908 Dean’s Rag Book Company advertises cut out and sew teddy bears in Home Chat magazine.
1908 Large plush bear, unidentified, appears in a Dean’s advertisement.
1908 J.K. Farnell company makes the first British teddy bears.
1909 First cartoon animated teddy-bear cartoon, Little Johnny and the Teddy Bears, made in the USA.
1911 The Bruin Boys first appearance in Arthur Mee’s Children’s Encyclopaedia.
1912 Steiff create black teddy bears to give as mourning gifts after the sinking of the Titanic.
1915 Dean’s advertise plush teddy bears, made  in their new workshop, in their Kuddlemee toys catalogue.
1919  First non-stop Atlantic flight by teddy bears when aviation pioneers Alcock and Brown take teddy bear mascots with them on record breaking flight.
1919 First British comic-strip teddy bear character, Bobby Bear, published in the Daily Herald
1920 First Rupert Bear picture story,  Little Lost Bear, written and illustrated by Mary Tourtel, appears in the UK newspaper, The Daily Express.
1921   German company Schuco patent the Yes/No bear
1921 J.K. Farnell set up the Alpha works, making bears designed by Cybil Kent.
1924 First colour animation film with a teddy bear theme when Walt Disney produces Alice and the Three Bears
1926 First Edition of Winnie-the-Pooh by A.A. Milne, published.
1930 First teddy bears made by UK firm Merrythought with designs by Florence Atwood
1930 Lyrics of The Teddy Bear’s Picnic written by Jimmy Kennedy and set to the  original music written in 1907.
1938   H.M. Queen Elizabeth (now The Queen Mother) grants a Royal Warrant to
1939   British teddy bear makers  Chad Valley.
1944 Smokey Bear adopted as the mascot of the United States Forest Fire Prevention Campaign.
1948 'Biffo' The Bear appears for the first time in The Beano

1952 First appearance of Sooty, the teddy bear glove puppet  and magician, on British television.

1953 Steiff celebrate the Golden Jubilee of Steiff bears with a new style bear, ‘a comical young bear cub’, called  Jackie Baby.
1954 Wendy Boston, Welsh toy maker,  produces the first truly washable teddy bear.
1958 Publication of the first Paddington story, A Bear Called Paddington, by Michael Bond.
1959 Walt Disney acquire the rights to Winnie-the-Pooh.

1962 Colonel Bob Henderson launches The Teddy Bear Club
1962 Margaret Baker publishes The Shoe Shop Bears
1969 Peter Bull publishes Bear With Me (USA The Teddy Bear Book)
1969 Jim Ownby launches the charity Good Bears of the World.
1975 Walt Disney’s first animated film of Winnie-the-Pooh appears.
1979 Peter Bull designs his traditionally styled Bully Bears for House of Nisbet.
1979 Marquis of Bath organises the Great Teddy Bear Rally at Longleat.
1981 Peter Bull’s 1907 American bear, Delicatessen, stars in the television adaptation of Evelyn Waugh’s novel Brideshead Revisited.
1985 Christie’s of London hold the first ever teddy bear only auction.
1988 Gyles and Michele Brandreth found The Teddy Bear Museum in William Shakespeare’s home town of Stratford upon Avon
1989 First British Teddy Bear Festival held in London.
1989   Happy Anniversary, a 1926 tipped mohair Steiff bear, is sold at auction in London for £55,000 to American Paul Volpp as a 42nd wedding anniversary gift for his wife, Rosemary.
1990    First Steiff UK Limited Edition.
1990   Hermann Teddy Original 75th Anniversary Limited Edition
1990    Merrythought Diamond Jubilee Limited Edition.
1994  Teddy Girl, a 1904 cinnamon Steiff bear formerly owned by Colonel Bob Henderson, is sold at auction in London for £110,000 to Yoshihiro Sekiguchi, founder of the Teddy Bear Museum in Izu, Japan.
1996 Teddy Edward, the world’s most travelled bear, is bought at auction by Yoshihiro Sekiguchi of the Izu Teddy Bear Museum for £34,500
1998  Guinness (8.5 mm tall), made by Lynn Lumb of Halifax, England, enters The Guinness Book of Records as the world’s smallest teddy bear.                                         
After 18 years in Stratford-upon-Avon, the award-winning Teddy Bear Museum has moved from Stratford-upon-Avon, to a new home in London....
240 The Broadway, Wimbledon, London SW19 1SB
020 8543 4888
When he was eighteen, William Shakespeare left Stratford and set off for London and a life in the theatre.  Now he’s come of age, William Shakesbear – and Paddington, Sooty, Pudsey, Winnie-the-Pooh and more than 100 of their furry friends – have done the same.
Polka is the perfect home in which to display the stars of the Teddy Bear Museum’s unique collection.  Each year Polka introduces 100,000 children and their families to the magic of theatre.  Polka is a place where the whole family comes together in a fantastic child-friendly environment – watching plays in the theatre, reading in the book corner, playing in the playground, enjoying the café, and now meeting the teddy bears from the Teddy Bear Museum.
www.polkatheatre.com
www.theteddybearmuseum.com




© The Teddy Bear Museum - Stratford Upon Avon (2000)
This site was last updated July 2010
      Website Design by Globalgraphics
http://www.theteddybearmuseum.com/


Ku tak tau dengan apa yang aku rasakan sekarang
Tapi hanya satu ingin ku, tentang apa yang telah ku dapat
Ku berharap dia bisa menjadi yang terbaik dalam kehidupan ku
Karena ku tak ingin terluka untuk kesekian kalinya
Ku sudah jenuh dengan cinta yang sesaat
Tak berarti apa apa hanya sakit yang terjadi di akhirnya


Bintang ! ku berharap kau selalu ada dan selalu menyinari gelapnya hati ini
Jagalah hati ku selamanya, , ,
Ku berharap kau kan berikan keindahan untuk ku
Selalu dari dalam hati mu , , ,





                                                                                                                        Created : NH

Kemalangan yang Menimpa


Hujan di siang hari mengguyur jakarta bagian selatan, hujan kali ini sangat menyusahkan seorang gadis berumur 26 tahun. Dia adalah seorang manager dari sebuah perusahaan yang sangat berkompeten dan terkenal. Perusahaan memberikan dedikasi terbaik buat  kinerja nya.
                Seluruh tubuhnya di basahi oleh air hujan , dan yang paling ia kesal seluruh arsip untuk laporan bahan presentasi kali ini hancur lebur data didalam nya tak terbaca karena terkena air hujan, sampai sampai ia di marahi oleh pimpinan utama perusahaan tersebut dan ia hampir di pecat. “ bella( Begitulah gadis ini disapa), apa apaan kamu ini, kenapa semua hasil laporan pertanggung jawaban kamu untuk presentasi kali ini kamu sia sia kan begitu saja. Apa kamu sudah bosan bekerja di perusahaan saya”.  “ ia pak saya minta maaf atas kelalaian yang telah saya lakukan”. Bella membela, “ maaf  kamu itu tidak ada gunanya bilang maaf tidak akan bisa mengubah keadaan, kamu saya pecat tanpa pesangon”.
                Bella seperti tersambar oleh aliran listrik yang  sangat tinngi tegangan nya. Ia hanya terdiam dan tak berkata sedikit pun, hanya ada air mata yang mengalir terus menerus membasahi pipinya. Dan pada akhirnya keadaan tersebut membuat bella sangat terpuruk.
                Orang tua bella tidak dapat menerima keadaan anaknya seperti ini, lalu ayahnya terkena serangan jantung dan tidak dapat tertolong lagi, bella tidak bisa berbuat apa apa lagi. Ia sekarang hanya lah  sebatang kara karena ibunya telah meninggalkan nya sejak Bella lahir. Keaddan ini makin membuat Bella terpuruk, sampai ia kini mengalami depresi yang luar biasa mendalam.
                Dia hanya tinggal seorang diri di rumah yang sepi, bahkan para tetangganya tidak ada yang peduli satu orang pun dengan Bella. Dahulu ketika keadaan Bella masih baik baik saja semua tetangga Bella selalu minta bantuan ke gadis malang Ini dan sangat tidak adil bukan ? Bella hanya bisa memandang kearah jendela dengan tatapan mata yang selalu kosong, terkadang menangis dan berteriak ketika terlintas bayang atas apa yang telah terjadi pada dirinya begitu memilukan.
                Tak tersadar oleh Bella dari seberang ujung jendela rupanya ada seorang pria tampan yang sedang memperhatikan keadaan gadis malang itu, tak terasa pria itu pun meneteskan air mata. Rio adalah teman sebaya Bella sewaktu kecil,  waktu kecil ia dan Bella telah berjanji untuk menikah. Kini Rio pun merasa sangat terpukul. Akhirnya ia memutuskan untuk menikahi Bella dan orang tua Rio pun menyetujui keinginan terbesar anaknya. Rio dan Bella menikah, pria ini sangat menyayangi istrinya ia selalu merawat Bella dengan penuh kasih sayang Bella dapat tersenyum, keadaan Bella membaik Rio pun senang. Tetapi depresi Bella masih belum pulih betul sampai ia sudah memiliki anak pun depresinya masih merangkulnya, sampai akhirnya Bella tidak dapat menahan semua ini ia pun meninggal dunia. Dan Rio serta putrinya hanya bisa mendoakan kebahagiaan orang yang mereka cintai dari kejauhan.


CREATED BY : NH

Rabu, 24 November 2010

Light Brown Teddy Bear + Two-Tone Rose Bouquet (Artificial)
- Approx 18 Inches tall.

He is a cuddly bear with supersoft light brown coloured fur. Bring home a friend to adore! This soft, cuddly, premium-quality plush Teddy Bear has beautiful features, a realistic expression. The soft lovable textures make this animal friend perfect for lots of play! This Teddy Bear is the perfect stuffed bear friend to carry anywhere.

Teddy Bear + Two-Tone Rose Bouquet (Artificial) are placed on tissue in a premium beautiful gift box with a beautiful ribbon around the box.

The following are included with Teddy Bear:

- Free personalized gift card (write your message during Checkout).
- Free beautiful gift wrapping, gift box, tissue & ribbon.
- An artificial flower bouquet. We also offer to you our floral arrangements exclusively with professional, highest quality grades of artificial flowers. You can choose from an extensive selection of silk flower bouquets in many distinctive styles, shapes and colors, or select one of complete silk flower in our Catalog.

Rp.812,244

http://www.teddybearsindonesia.com/9932a-light-brown-teddy-bear-bouquet-p-511.html

AVATAR


ATAR takes us to a spectacular world beyond imagination, where a reluctant hero embarks on an epic adventure, ultimately fighting to save the alien world he has learned to call home. James Cameron, the Oscar- winning director of “Titanic,” first conceived the film 15 years ago, when the means to realize his vision did not yet exist. Now, after four years of production, AVATAR, a live action film with a new generation of special effects, delivers  a fully immersive cinematic experience of a new kind, where the revolutionary  technology invented to make the film, disappears into the emotion of the character and the sweep of the story.

We enter the alien world through the eyes of Jake Sully, a former Marine confined to a wheelchair. But despite his broken body, lake is still a warrior at heart. He is recruited to travel light years to  the human outpost on Pandora, where corporations are mining a rare mineral that is the Key to solving Earth’s energy crisis. Because the atmosphere of Pandora is toxic, they have created the Avatar Program, in which human “derives” have their consciousness linked to an avatar, a remotely- controlled biological body that can survive in the lethal air. These avatar are genetically engineered hybrids of human DNA mixed with DNA from the native of Pandora…the Navi.

Reborn in his avatar form, Jake can walk again. He is given a mission to infiltrate the Navi, who have become a major obstacle to mining the precious ore. But a beautiful Navi female, Neytiri, saves Jake’s life,  and this change everything. Jake is taken in by her clan, and learns to become one of them, which involves many test and adventure .  As Jake’s relationship with his reluctant teacher Neytiri deepens, he learns to respect the Navi way and Finally takes his place a, among them. Soon he will face the ultimate test as he leads them in an epic battle that will decide nothing less than the fate of an entire world.
© 2009 Fox and its related entities. All Rights Reserved.


LIKE A SONG


I can’t forget you when you’re gone
You’re like a song that goes around in my head
And how i regret , it’s been so long
Oh, what went wrong ?
Could it be something i said ?

Time, make it go faster
Or just rewind
To back when i’m wrapped in your arms

All afternoon long it’s
With me the same song
You left a light on inside me, my love
I can remember  the way that it felt to be
Holding on to you

I can’t forget you when you’re gone
You’re like a song that goes around that myb head
And how i regret, it’s been so long
Oh, what went wrong ?
Could be it something i said ?

Time, make it go faster or just  decide
To come back to my happy heart
                                                                                                                                Lyrick by lenka

WHEN I LOOK AT YOU


Every body inspiration
Every needs a song a beautiful melody melody
When the night’s so long
‘cause there is no guarantee that this life is easy

Yeah, when my world is falling apart
When there’s no light to break up the dark
That’s when i, i, i look at you
When the waves are flodding the shore
And i can’t find my way home anymore
That’s when i, i, i lok at you

When i look at you, i see forgiveness, i see the truth
You love me for who i am like the stars hold the moon
Right there where they belong
And i know i’m not alone
You appear just like a dream to me
Just like kaleidoscope colours that
Prove to me all i need, every breath that i breathe
Don’t ya know, you’re beautiful

Yeah, yeah, oh oh
You appear just like a dream to me


                                                                                                Lyrick by miley cyrus

Kamis, 18 November 2010

Tips dan Trik Penulisan Bahasa Iklan

Tidak bisa dipungkiri ketika Jakarta dilanda banjir seperti sekarang ini yang paling teringat tentu iklan A Mild Tanya Kenapa yang versi banjir.
Secara cerdas, sengaja atau tidak sengaja, segala pemberitaan di media massa tentang banjir meng-enforce ingatan kita pada iklan A Mild tersebut.
Dari sini jadi muncul ide bagaimana membuat iklan yang kontekstual sehingga diingat oleh publik, walau terlihat tidak (belum) kontekstual (karena belum terjadi) dengan masa diluncurkannnya iklan.
Yang perlu diperhatikan adalah, jangan sampai iklan dianggap menimbrung popularitas pada peristiwa yang terjadi (apalagi kalo peristiwa itu musibah).
Caranya bagaimana? Caranya luncurkan iklan jauh hari sebelum peristiwa terjadi dan jangan sampai masyarakat banyak membaca email ini (hehe).
Di bawah ini beberapa langkah membuat iklan yang memorable dan mendapat dukungan media massa gratis.
7 Tips Membuat Iklan Yang Memorable

1. Perkirakan kejadian atau peristiwa yang secara periodik (tahunan, bulanan) terjadi di Indonesia dan menyedot perhatian publik, misalnya, gempa bumi, tsunami, banjir (sudah), longsor, kecelakaan transportasi (pesawat, ferry, kereta api), kebakaran hutan, selebritis meninggal over dosis (pasti
terjadi lagi), selebritis tertangkap menggunakan narkoba (pasti terjadi lagi), kerusuhan, poligami, penyebaran video pribadi dll.

2. Sesuaikan konteks peristiwa diatas dengan ide besar dari kampanye Anda. Jika Anda seorang kreatif jagoan, hal ini tentu tidaklah susah. Contohnya A Mild, apa hubungannya jualan rokok dengan banjir misalnya? Tapi toh tema banjir jadi salah satu versi iklannya.

3. Tentukan nada dari iklan. Tidak ada yang suka pada iklan yang negatif atau depressing. Walaupun iklan Anda tentang bencana (alam atau bukan) pastikan iklan yang Anda buat memiliki pencahayaan optimis dan berhumor

4. Jangan membuat iklan dengan konteks peristiwa yang sudah terjadi (lumpur lapindo misalnya) karena basi dan iklan Anda akan dituduh mendompleng atau lebih parah lagi mengambil keuntungan dari bencana yang terjadi.

5. Jangan menyalahkan siapa-siapa pada iklan yang Anda buat, karena itu artinya Anda mengambil resiko membuat sekelompok orang tidak suka, padahal mereka ini bisa jadi juga customer Anda. Toh tanpa menyalahkan siapa-siapa masyarakat bisa mengambil kesimpulan sendiri.

6. Buat kampanye tie-in antara brand yang Anda iklankan, konteks/tema/ cerita yang Anda gunakan dengan kejadian di dunia nyata. Menggunakan contoh A Mild dan banjir lagi, alangkah efektifknya jika Sampoerna mendanai sebuah website/blog penuh informasi tentang banjir misalnya, kenapa itu terjadi,
apa yang harus dilakukan, peta banjir. Dalam jaman sekarang dalam satu hari situsnya akan jadi dan paling diperlukan 1-3 orang yang resourceful untuk memaintained situs tersebut. Katakanlah semacam detik.com khusus berita banjir dengan logo kecil A Mild dibawah. Niscaya akan jadi sebuah usaha yang mantap, dan menimbun simpati dari masyarakat, sebuah perwujudan Positive PR dan Corporate Social Responbility juga. Tentu tidak perlu banjir saja. Banjir skrg mungkin sudah di-owned oleh A Mild, brand lain perlu secepatnya meng-owned peristiwa lain.

7. Terakhir dan yang menentukan adalah, apakah cerita/tema/ konteks yang Anda gunakan pada kenyataannya terjadi tidak di dunia nyata. Keberuntungan Anda sebagai pembuat iklan diuji disini, apakah konteks/cerita iklan yang Anda buat akan terjadi di masa depan atau tidak. Tapi ini bukan masalah kalau pun tidak terjadi, iklan Anda akan mendapat simpati masyarakat karena terlihat
setengah kampanye positif dan tidak mementingkan jualan.

Sumber:   http://enda. goblogmedia. com

Artikel Penulisan Bahasa Iklan

Bahasa iklan dipersoalkan lagi. Sejak dahulu hingga sekarang bahasa iklan menjadi sorotan. Yang dipermasalahkan, iklan yang beredar di media cetak, media elektronik, media luar ruang, dan media portal. Selain diperbincangkan, bahasa iklan semakin asyik saja manakala dihubungkan dengan kaidah bahasa, seperti bahasa verbal dan bahasa visual, jargon, dan skrip iklan. Sejauhmana bahasa iklan dianggap merusak bahasa?

Iklan biasanya diartikan sebagai usaha manusia dalam menyampaikan gagasan, produk atau jasa, yang ditujukan pada sasaran tertentu, melalui media massa, yang mengharapkan keuntungan tertentu, dan memiliki sponsor yang jelas.

Iklan memakai bahasa visual yang membawa bentuk ikon, simbol, dan bahasa tubuh (mimik, gerak-gerik, isyarat, suara, pakaian dan sikap). Bahasa visual kerap menggunakan komunikasi tatap muka (face to face communication).

Masalah pokoknya, iklan memiliki tujuan komunikasi dan periklanan, gagasan utama atau inti konsepnya menjual. Selain itu, iklan memiliki sasaran iklan, informasi penunjang, rumusan strategi (tema, daya tarik, eksekusi), dan daya tarik periklanan.

Iklan yang memiliki daya tarik termasuk iklan yang berguna untuk memancing tanggapan (respons) dari konsumen. Supaya berdaya tarik maka materi iklan diterjemahkan dalam eksekusi iklan. Dalam hal ini, kategori yang dipakai rasional dan emosional, atau kombinasi keduanya.

Sebuah produk atau jasa wajib memposisikan diri untuk menempatkan citra produk atau jasa ke dalam benak konsumen. Untuk itu, hal-hal spesifik yang perlu mendapatkan perhatian, antara lain, atribut, harga, kualitas, penggunaan, persepsi pemakai, dan kategori produk. Yang tak kalah pentingnya adalah mencari dan menempatkan posisi khusus dalam pikiran konsumen.

Dalam kaitan dengan kebahasaan, ternyata ada dua jenis bahasa yang harus dibedakan. Kedua jenis bahasa itu berkaitan dengan bahasa normatif dan bahasa deskriptif. Kedua jenis bahasa ini ternyata juga memiliki serbaneka laras bahasa komunikasi. Oleh karena itu, serbaneka laras bahasa komunikasi perlu mendapat perhatian, seperti laras jurnalistik, laras SMS (surat-menyurat singkat, seperti EGP: emang gue pikirin, KDL: kesian deh lo, BKT: bau ketek, dan !@*?(^^|$: bingung), laras iklan (aku dan kau suka dancow), laras prokem dan gaul (nyokap, bokap, dugem).

Di samping laras bahasa yang wajib mendapat perhatian, ada pedoman kebahasaan yang digunakan untuk bahasa iklan, seperti:
  1. gampang dipahami konsumen;
  2. sederhana bahasanya dan jernih pengutaraannya;
  3. tanpa kalimat majemuk;
  4. kalimatnya aktif, bukan kalimat pasif;
  5. padat dan kuat bahasanya;
  6. positif bahasanya, bukan bahasa negatif

Iklan bukan hanya kebahasaan melulu yang perlu mendapatkan perhatian, melainkan juga akurasi data dan faktanya. Oleh karena itu, bahasa iklan juga wajib memperhatikan terminologi, istilah, jabatan atau ejaan (nama jangan sampai salah!), tulisan dengan kalimat yang singkat, tanda baca tepat dan jelas, (perkaya tulisan dengan memanfaatkan tanda baca yang ada. Jadikan tanda baca sebagai alat ekspresi dalam menulis), mahir dan cermat menggunakan bahasa Indonesia (pelajari Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah), memanfaatkan pilihan kata atau diksi (pilihan kata bukan sekadar menyangkut ketepatan, melainkan juga penggunaan kata tertentu yang tepat mewakili apa yang ingin disampaikan oleh penulis iklan atau script writer), menggunakan kalimat aktif (perhatikan panjang pendek sebuah alinea. Jangan biarkan sebuah alinea terlalu panjang, dan kalau ingin memotong harus pas. Tidak tertutup kemungkinan ada alinea yang hanya terdiri dari satu kalimat pendek sebagai variasi sehingga tidak membuat pembaca menjadi jenuh), gaya penulisan konsisten. Misalnya dalam penulisan Hongkong atau Hong Kong, Jabar atau Ja-Bar? Yogyakarta, Jogja, Jogyakarta? Terakhir yang tidak kalah pentingnya, hati-hati dengan istilah asing. Ada istilah asing yang sudah ada terjemahannya, ada pula yang belum ada terjemahan atau padanan katanya dalam bahasa Indonesia.

Atas dasar itulah, pada umumnya bahasa iklan memiliki prinsip seperti berikut ini.
  1. Iklan  isi pernyataannya jujur, bertanggung jawab dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku.
  2. Iklan isi pernyataannya jauh dari unsure menyinggung perasaan dan merendahkan martabat negara,agama, susila, adat, budaya, suku dan golongan.
  3. Iklan isi pernyataannya menjiwai asas persaingan yang sehat.

Jadi, pertanyaan utamanya, apakah iklan merusak bahasa?

Jawaban atas pertanyaan itu dikembalikan pada asas kepentingan penulis iklan yang memakai laras bahasa komunikasi pemasaran. Penulis iklan yang piawai menggunakan bahasa yang komunisuasif artinya bahasa iklan komunikatif dan persuasif.


http://bizmoprayoga.blogspot.com/2010/11/pengertian-bahasa-iklan-dan-tips.html

Jumat, 12 November 2010

SEBUAH UNGKAPAN


Seutas kata terucap
Terlintas bayang diwajah
Tersirat perasaan ini terbaca
Sehalus hati ini menyentuh cinta
Sekuat hati ini menunggu akan dirimu
Sedikit kata kurangkai
Sehingga terbentuk kata
SUNGGUH AKU MENCINTAIMU

HARAPAN TIADA JAWAB



Hati yang yang telah lama kubiarkan mengalir dengan perasaan cinta
Kini otakku berkata , hati untuk terhenti  dengan cinta
Yang sesungguhnya tak pernah ada begitu lama didalam hati nya
Hati yang selalu patah . . . . . . . . 
Hati yang selalu sepih . . . . . . . .
Hati yang selalu berharap . . . . . . . .
Akan semua perasaan cinta yang memang takkan
Pernah ada untukku darinya
Hati yang selalu menjerit
Hati yang selalu terpuruk
Dan hati yang hanya berharap sendiri
Tanpa tahu jawabnya . . .
Kemana seharusnya kubiarkan hati ini berlabuh
Dan kemana perasaan cintaku yang sesungguhnya
Aku tempatkan di hati siapa?
Kian merana menanti  harapan yang kini kutahu
Jawabannya hanyalah impian belaka